Makna Logo PKBM PERTI
Logo PKBM PERTI merupakan identitas yang mencerminkan nilai, visi, dan cita-cita Perguruan Islam PERTI dibawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pengajaran Al-Islamiyah dalam menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.
Makna Unsur-unsur Logo
-
Bentuk Lingkaran
Melambangkan kesatuan, kebersamaan, dan kesinambungan dalam proses pendidikan. Lingkaran juga bermakna bahwa pendidikan di lingkungan PERTI berlangsung secara berkelanjutan dan menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat. -
Warna Hijau
Warna hijau melambangkan nilai-nilai keislaman, kedamaian, kesuburan, dan harapan. Warna ini mencerminkan semangat PKBM PERTI dalam menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia serta membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. -
Kitab Terbuka
Kitab terbuka melambangkan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan proses belajar sepanjang hayat. Makna ini sejalan dengan peran PKBM PERTI sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat yang membuka akses pendidikan bagi semua. -
Tangga atau Undakan
Tangga melambangkan tahapan pendidikan dan proses peningkatan kualitas diri. Setiap langkah mencerminkan usaha, ketekunan, dan perjuangan warga belajar dalam mencapai masa depan yang lebih baik melalui pendidikan kesetaraan. -
Padi dan Kapas
Padi dan kapas melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan sosial. Unsur ini menegaskan tujuan pendidikan PERTI untuk mencetak manusia yang mampu hidup mandiri serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. -
Tulisan “Perguruan Islam PERTI Jakarta”
Menunjukkan identitas kelembagaan yayasan sebagai penyelenggara pendidikan Islam yang berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal, termasuk PKBM PERTI.Makna Keseluruhan
Secara keseluruhan, logo PKBM PERTI mencerminkan komitmen yayasan dalam menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, dengan tujuan membentuk manusia yang beriman, berilmu, berakhlak, serta berdaya guna bagi masyarakat dan bangsa.